Jumat, 22 Februari 2008

Suck Time Rainy Day

"Hei.. kawan!! kenapa sich kamu sepertinya takut sekali sama jam?
jam tetaplah seperti kemarin pagi...., emang kamu lupa bawa celana dalam pacarmu?
Ehh.. sorry mulut keseleo. shit!! hampir saja dapat dosa.
Kawan, menurutku jam tetaplah tidak berubah...
nasi tetap terlahap tanpa sisa saat perut jadi lapar....
Tinggal- tinggallah barang sejenak...
sapa tahu dapat chorus buat materi lagumu...
atau mungkin dapat plus lirikan gadis- gadis
kan fun bro... Ayolah!!!!
Wait! Or kamu lagi nggak mood ya? Uchh... aku tahu, gigimu pasti lagi terserang Virus...
atau mungkin kepala puyeng ya??
sayang kamu itu jangan bodoh... ngomong dong! mumpung mulut masih digratisin..
bayangkan coba, kalo mulut dah pake label harga alias dikomersilkan! kan nggk mampu bayarnya. Apalagi sekolah saja tersendat- sendat... benar kan?
Ngomong dong, please!!
Aku tahu, kamu lagi ada problem ya? mace lagi lupa kasi jajan?
Ooo.. aku semakin nggk ngerti nich. Uchmm... pasti lagi dah nyiksa si Johny ya? nggak pa2 tuch, itu dah lumrah kok!
Tambah bingung aku.... Damn it!
Ato gini saja sayang...
bagaimana kalo kita siapkan strategi buat membunuh seseorang malam ini...
ingat nggak dosen yang minggu lalu, tetapnya ketika gara- gara takut keburu terlambat, so aku terjatuh di tangga... itu tuch.. yang pake kumis, sedikit gendut, rambut cukup pendek dan rapi, dalam kelas cuman cerita soal pengalaman belajar tainya di luar sana sampe- sampe lupa ngasi kita materi apa yang tepat buat kita.. ingat nggak?? Inisial namanya "B" Mr.B... lengkapnya aku nggk usah beri tahu. pokoknya malam ini kita lancarkan pembunuhannya. terlalu banyak dosa yang ia telah perbuat kawan.. aku tidak tahan lagi.
Aku tahu dia itu Pahlawan, Tapi bukan lagi buat kebaikan publik. khususnya kita mahasiswa.
Dia itu hanyalah kawanan iblis+binatang yang di otaknya hanyalah uang, harta dan dunia....
yang aku benci, saat ia menyemprotkan ludah ke muka kita tanpa kita sadari... dan caranya membodohi kita...
so gimana? terima nggak tawaranku?
kok gini? mondar- mandir melulu...
no komen... tambah pusing aku jadinya hadapin kamu....
oke gimana kalo.... uuuchmmm.......".

Tiba- tiba temanku yang tadi membuatku bingung, terbangung dan memuntahkan segumpal kata yang sederhana sekali...

"Bukan gitu kawan... aku ini lagi sakit perut. Bantu dong, please! aku butuh Toilet nich."

"Bugger!! aku kiraiin apa...., sana toiletnya!"

God Damn Unismuh Student President Election Show

President mahasiswa merupakan pentolan para politikus kampus hebat yang pengen jadi orang paling hebat tentunya sejagat kampus.
Pentolan ini juga merupakan salah satu mahasiswa luar biasa yang konon ide- ide cemerlangnya mampu membuat kampus dan beserta isinya jadi kayak surga hi... hi... is it?
Tapi meskipun seperti itu adanya, aku tetaplah seperti kemaren kawan. Di pikiranku mereka hanyalah tai yang belum sempat aku bersihkan dalam kamar belajarku sejak beberapa bulan lalu.
Singkat saja!!!!
Pentas pemilihan presiden mahasiswa hanyalah sebuah potret memalukan dan menjijikkan, yang nampak seperti aksi sekumpulan prostitusi elit, yang sedang berkeliaran di luar sana menjajakan produk unggulan mereka terhadap para maniak seks, supaya laku terjual dan tentunya berhasil mendapatkan kepuasan hasrat gila mereka.....
Boycott any election in ur fuckn' school!!
Everyone is a leader. Then, unless u all lead urselves, u all are a motha fucka
u know!!